asuransi pendidikan anak takafulAsuransi pendidikan anak takaful Fulnadi merupakan salah satu produk asuransi terbaik dan terlaris dari takaful. Selain karena preminya yang rendah, utamanya adalah karena manfaat perlindungan / proteksinya yang memang dirasa tepat oleh banyak nasabah kami untuk menunjang kelangsungan pendidikan anak mereka kelak.

Namun, seiring banyaknya perusahaan asuransi, maka tidak jarang saat saya bertemu calon nasabah, yang sudah mengikuti produk asuransi pendidikan dari perusahaan lain dan menganggap setiap produk asuransi dari setiap perusahaan adalah SAMA.

Saya sampaikan bahwa setiap perusahaan asuransi memiliki perbedaan dalam hal ketentuan produk asuransinya, meskipun dasar produknya sama. Misalnya meskipun sama-sama produk asuransi kesehatan, tapi setiap perusahaan akan berbeda dalam hal perincian jenis manfaatnya, ketentuannya, premi, dan lainnya. Di Takaful sendiri, kita ada 2 jenis asuransi pendidikan anak yaitu fulnadi dan salam cendikia. Keduanya menawarkan manfaat yang berbeda.

Dan setiap produk asuransi itu BAGUS, hanya Nasabah HARUS JELI mempelajari APAKAH MANFAATNYA MEMANG DIBUTUHKAN, Apakah Sesuai dengan kemampuanya membayar. Misal, jika ada produk asuransi pendidikan anak sekaligus diberikan manfaat tambahan asuransi kesehatan, tentu tidak setiap orang merasa butuh manfaat tambahan tersebut, ada juga yang tidak bukan? Atau mungkin sudah ikutan program kesehatan lain. Jadi tentu tidak perlu ambil proteksi kesehatannnya, karena nambah manfaat tentu konsekuensinya nambah biaya/preminya.

Dan KEMBALI juga ke agen asuransi tersebut apakah BERANI menceritakan semua hal tentang produk asuransi mereka, tidak hanya dari segi Manfaat saja yang ditonjolkan, tapi juga menjelaskan batasan-batasan dari perlindungan asuransinya, mana yang dicover mana yang tidak.

Tidak jarang saya bertemu calon nasabah yang curhat, katanya beliau sudah pernah ikut asuransi dan ternyata setelah daftar baru mengetahui jenis proteksi yang dia ambil ternyata tidak diperlukan, atau ternyata ada hal yang menurut dia penting TAPI ternyata tidak dicover. Ini yang menyebabkan banyak kasus trauma asuransi dan juga citra produk asuransi yang jadi buruk.

Sekarang, yuk kita balik lagi ke asuransi pendidikan anak syariah takaful Fulnadi, poin apa sih yang bikin beda.

Double proteksi asuransi jiwa

Di asuransi pendidikan takaful, kita memberikan santunan kematian untuk orang tua dan Anak. Porsi terbesar adalah Untuk orang tua (biasanya ayah), karena Ayah adalah SUMBER pendapatan keluarga, sehingga jika terjadi pencari nafkah tiada, tentu dampaknya akan SANGAT BESAR bagi kehidupan istri dan anak. Selain itu, peluang meninggal antara yang usia dewasa/tua tentu lebih besar dibanding dengan anak-anak, bisa jadi karena faktor usia, kesehatan, atau aktivitas (meninggal karena kecelakaan), sehingga disini kita PERLU PROTEKSI YANG BESAR (santunan/warisan yang besar) untuk membantu ahli waris melanjutkan hidupnya.

  1. Besar santunan untuk orang tua/pencari nafkah, jika terjadi musibah meninggal akan diberikan santunan sebesar 50% – 100% dari rencana total tabungan. Misal jika rencana total tabungan sebesar 300juta, maka ahli waris akan mendapatkan sebesar 150juta -300juta. Selain itu ahli waris tetap dapat dana pendidikan, beasiswa setiap tahun dan pembebasan kontribusi hingga selesai kuliah nanti.
  2. Besar santunan jiwa untuk anak adalah 10% dari rencana total tabungan. Lho Kenapa kecil ? karena itu tadi, anak masih lebih berpeluang berumur panjang dibandingkan yang sudah lanjut, dan jika anak meninggal, TIDAK ADA DAMPAK RESIKO EKONOMI bagi keluarga. Sehingga proteksinya tidak perlu besar, santunan ini mungkin bisa bermanfaat untuk membantu biaya saat kematian anak, atau keperluan lain.

Penempatan dana investasi tidak di unit Link. APA KELEBIHANNYA ?

Bagi Anda yang belum faham, bahwa dana peserta asuransi yang disetor kepada perusahaan itu dikelola di sektor keuangan, ada yang berpendapatan tetap, (resiko kecil, bagi hasil kecil namun relatif tetap = lebih aman). Ada juga yang disektor campuran dan saham. (hasil lebih besar namun fluktuatif / naik turun, potongan lebih banyak = resiko lebih besar).

Bahasa mudahnya adalah jika Anda ikut asuransi pendidikan anak takaful maka Anda seperti nabung di deposito, kelebihan / kekurangannya apa ?

  1. Kelebihannya, Dana Anda realtif lebih aman, tidak fluktuatif, sehingga saat Anda butuh dana untuk pendidikan anak, jumlah yang bisa diambil adalah LEBIH PASTI, jumlahnya sesuai dengan nilai yang tertera di ilustrasi asuransinya. Lain halnya jika Anda ambil jenis asuransi unit link, bisa terjadi kemungkinan saat Anda perlu dana pendidikan, nilai saham lagi anjlok turun, tentu dana investasi Anda juga ikut turun bukan?
  2. Kekurangannya, bagi hasil yang tidak sebesar di Unit link. Pada akhir akad nanti jika ditotal, uang yang diperoleh tidak jauh selisihnya dengan rencana total tabungannya.

Terus, ngapain juga nabung ikut asuransi pendidikan kalo hasilnya hampir sama aja seperti nabung di BANK?

Proteksi adalah jawabnya, sesuai dengan fungsi UTAMA asuransi adalah untuk menjamin anak Anda tetap mendapatkan dana pendidikan. Untuk asuransi dengan model unit link / ada investasinya, hasil dari investasi tersebut bukanlah yang utama.

Nabung di Bank bagus untuk keperluan jangka pendek, untuk keperluan yang sifatnya mendadak sehingga bisa diambil setiap saat. Namun untuk hal yang sifatnya jangka panjang, dimana karena masa menabungnya yang lama, sehingga bisa terjadi kemungkinan resiko “tidak selesai” karena faktor usia, Kematian adalah hal yang pasti terjadi namun waktu tidak ada yang tahu, Maka disarankan untuk berasuransi. Dengan adanya perlindungan asuransi, maka ada / tidak adanya kepala keluarga, maka pendidikan anak akan tetap terjamin.

Jika Anda nyiapin dana pendidikan di Bank, misalnya 300 juta untuk biaya kuliah 15 tahun nanti, tentu uang itu akan TERKUMPUL 15 tahun kedepan bukan ? Dengan ASUMSI Anda masih ada (hidup) hingga 15 tahun nanti. Namun, APAKAH BISA DIPASTIKAN ANDA PANJANG UMUR HINGGA 15 TAHUN nanti ? Jika terjadi resiko meninggal, sedangkan uang belum terkumpul, siapa yang nerusin nabung ?

Namun jika anda mempersiapkan pendidikan di asuransi pendidikan, maka seolah-olah dana pendidikan sudah tersedia DI AWAL, sejak Anda daftar dan melakukan SETORAN PERTAMA. Sehingga jika terjadi resiko peserta meninggal, meskipun tidak ada yang menabung lagi, istri dan anak Anda akan tetap mendapatkan manfaat dana pendidikan dan proteksi penghasilan berupa :

  1. santunan kematian, ini bisa digunakan untuk meringankan biaya hidup ahli waris beberapa tahun kedepan, atau membantu modal usaha
  2. Biaya pendidikan setiap naik jenjang sekolah
  3. Beasiswa / uang buku setiap tahun
  4. Janda / yatim tidak perlu setor nabung lagi.

Apakah hal tersebut bisa Anda dapatkan jika menabung di bank ? Lebih bagus mana, menabung di bank Atau di Takaful ?

Biaya yang Rendah

Produk asuransi pendidikan anak takaful fulnadi hanya mengenakan biaya pengelolaan sebesar 75% pada tahun pertama dan 30% pada tahun kedua. Tahun pertama Gratis biaya Administrasi, baru pada tahun ke-2  dikenakan biaya administrasi saja sebesar Rp.15.000 . Jadi jangan khawatir saldo Bapak/Ibu nihil hingga 4 atau 5 tahun kedepan ya.

Bagi Anda yang berminat mengetahui lebih lanjut tentang asuransi pendidikan Takaful bisa baca kedua artikel berikut :

  1. Asuransi Pendidikan Anak Fulnadi
  2. Asuransi Pendidikan Syariah Takaful Link Salam Cendikia

Mau bertanya langsung, silahkan via telpon / whatsapp 0896 6941 6141 atau email ke : takaful@clodiceria.com

 

Tags: , ,